![]() |
| Foto : Outlet Chicken Geprek Al-Fazza (doc.Al-Fazza Chicken Geprek) |
RODAJURNALIS.com, BEKASI – Pemilik usaha kuliner Chicken Geprek Al-Fazza yang berlokasi di Mega Regency, Sukaragam, Serang Baru, Kabupaten Bekasi, memberikan klarifikasi terkait peristiwa pencurian dengan kekerasan yang menimpa usahanya dan berujung pada pembunuhan.
Dalam keterangan resminya di akun Facebook Al-Fazza Chicken Geprek pada Rabu, 1/4/2026, pemilik menyatakan bahwa insiden tersebut benar terjadi.
Pada 16 Maret, pelaku sempat merencanakan pencurian mobil, namun tidak terlaksana. Kemudian pada 21 Maret, saat pemilik sedang mudik, pelaku berhasil membawa kabur dua unit sepeda motor operasional serta sejumlah uang. Aksi tersebut berlanjut hingga menimbulkan korban jiwa.
Akibat kejadian itu, pihak Alfazza mengalami kerugian berupa:
- Dua unit sepeda motor operasional
- Dua unit freezer (menjadi barang bukti)
- Sekitar 150 ekor ayam yang tersimpan dalam freezer
- Sejumlah uang tunai
- Kehilangan seorang sosok yang selama dua tahun terakhir dianggap sebagai bagian keluarga besar Al-Fazza
Pemilik menyampaikan rasa duka mendalam atas kehilangan tersebut. “Yang paling berat bagi kami adalah kehilangan seseorang yang sudah kami anggap sebagai orang tua kami,” ujarnya.
Saat ini, pelaku telah ditangkap dan sedang menjalani proses hukum. Pihak Al-Fazza berharap agar pelaku mendapat hukuman setimpal sesuai aturan yang berlaku.
Karena lokasi usaha terdampak insiden, Al-Fazza memutuskan untuk pindah outlet. Informasi mengenai lokasi baru akan diumumkan di kemudian hari.
Pemilik juga meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi atau menyebarkan informasi yang tidak akurat terkait kasus ini.
“Cukuplah diketahui bahwa kejadian ini benar adanya, dengan motif dan kerugian yang sudah kami jelaskan. Mohon dukungan agar tidak terjadi praduga dan asumsi liar yang merugikan pihak kami maupun korban,” jelasnya.
Meski menghadapi cobaan berat, pihak Al-Fazza menegaskan komitmennya untuk tetap melanjutkan usaha dengan niat baik dan etika berjualan yang dijunjung tinggi. “Insyaallah ada hikmah di balik semua yang terjadi. Kami mohon doa agar usaha ini tetap terjaga dan dimudahkan segala urusan,” tutup pemilik.***(red)


